STNK Hilang? Berikut ini Cara Mengurusnya di Samsat

Salah satu dokumen penting yang mesti selalu dibawa setiap kali berkendara adalah STNK. Ketika suatu kendaraan tidak memiliki STNK, secara hukum, kendaraan tersebut dianggap sebagai kendaraan ilegal. Sebab, STNK merupakan tanda sah atas kepemilikan kendaraan bermotor.

Karena selalu dibawa ke mana-mana, STNK berpotensi tercecer, lupa peletakannya, hingga hilang. Ketika sudah dicari, namun tidak juga ketemu, maka pemilik kendaraan harus mengurus STNK hilang tersebut agar bisa diganti dengan STNK yang baru di Samsat.

Kantor Samsat (Sistem Manunggal Satu Atap) merupakan kantor terpadu khusus untuk menerbitkan STNK dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor. Samsat merupakan kerjasama antara Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Dinas Pendapatan Provinsi, dan PT Jasa Raharja (Persero) untuk memudahkan proses pengurusan surat-menyurat kendaraan bermotor.

Jika STNK Anda hilang, maka proses penerbitan STNK baru itu dilakukan di Samsat dengan alur sebagai berikut:

  1. Siapkan berkas-berkas administratif untuk mengganti STNK

Dalam proses penggantian STNK, terdapat sejumlah berkas-berkas administratif yang harus disiapkan untuk melengkapi persyaratan dari pihak kepolisian (mengurus surat kehilangan) dan Samsat sebagai berikut:

  • KTP pemilik kendaraan, baik itu asli atau fotokopi
  • Fotokopi STNK yang hilang
  • Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), baik itu yang asli maupun fotokopinya.
  1. Urus surat kehilangan STNK di kantor polisi 

Untuk mengganti STNK yang hilang, maka pemilik kendaraan harus mengurus surat kehilangan terlebih dahulu di kantor polisi terdekat, baik itu Polres atau Polsek. 

Surat kehilangan itu akan menunjukkan waktu kehilangannya, detail STNK yang hilang, dan identitas Anda sebagai pemilik STNK tersebut.

Selama membuat surat kehilangan STNK, jangan lupa untuk menyiapkan fotokopi STNK sebelum hilang, serta KTP Anda.

  1. Mengurus ke kantor Samsat

Setelah berkas-berkas di atas sudah siap, mulai dari KTP (asli dan fotokopi), BPKB (asli dan fotokopi), fotokopi STNK yang hilang, dan surat kehilangan dari kepolisian, Anda dapat mendatangi kantor Samsat untuk menerbitkan STNK baru sebagai ganti STNK lama yang hilang.

  1. Memeriksa fisik kendaraan

Sesampainya di kantor Samsat, akan dilakukan cek fisik kendaraan yang bertujuan untuk mengetahui nomor rangka dan nomor mesin kendaraan. Setelah mengenali dua nomor tersebut, hasilnya kemudian difotokopi.

  1. Mengisi formulir pendaftaran dan cek blokir

Di kantor Samsat, Anda diminta mengisi formulir pengajuan pembuatan STNK hilang. Kemudian, isi formulir itu dengan lengkap dan benar. Setelah diisi, serahkan formulir ke loket STNK hilang beserta berkas-berkas yang disiapkan sebelumnya.

Langkah selanjutnya, Anda harus mengurus cek blokir mengenai keterangan STNK hilang dari Samsat. Mengurus cek blokir ini dilakukan dengan memeriksa keabsahan STNK terkait, sekaligus juga melampirkan hasil cek fisik kendaraan.

  1. Menerbitkan STNK baru di loket Bea Balik Nama II

Anda kemudian dapat mendatangi loket Bea Balik Nama (BBN) II untuk mengurus penerbitan STNK baru atas STNK lama yang hilang. Di sana, Anda juga diminta menyerahkan dokumen-dokumen administratif yang sudah dipersiapkan sebelumnya di loket BBN II.

Jika pajak tahunan kendaraan bermotor Anda belum dilunasi, Anda diminta menyelesaikan pembayaran pajak tersebut di loket BBN II sebelum memperoleh ganti STNK baru.

  1. Biaya penerbitan STNK baru

Biaya pembuatan STNK baru ini diatur dalam Peraturan Pemerintah No.50 Tahun 2010 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Rincian besaran biaya penerbitan STNK terdapat dalam penjelasan PP 50/2010 sebagai berikut:

  • Rp50.000: Kendaraan bermotor roda 2, roda 3, atau angkutan umum.
  • Rp75.000: Kendaraan bermotor roda 4 atau lebih.
  • Rp0: Pengesahan STNK
  1. Mengambil STNK baru yang selesai dicetak

Setelah pembayaran, Anda akan menerima bukti pelunasan STNK baru. Terakhir, Anda diminta menunggu panggilan untuk mengambil STNK dan Surat Ketetapan Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) yang telah selesai dicetak dengan menunjukkan bukti pelunasan STNK tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *