Cara Pembayaran Tilang Elektronik atau ETLE

Tilang elektronik sudah diberlakukan di sejumlah daerah di Indonesia. Cara kerja tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) ini adalah berdasarkan pantauan CCTV untuk merekam pelanggaran lalu lintas. Jika pengendara terkena tilang elektronik, bagaimana cara membayar denda tilangnya?

Pada tilang konvensional, polisi akan menyita surat-surat kendaraan pelanggar, baik itu Surat Izin Mengemudi (SIM) atau Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Namun, tilang elektronik tidak melakukan hal tersebut. Hukuman bagi pelanggar tilang elektronik adalah pemblokiran data STNK. 

Apabila pelanggar tidak membayar denda tilang tepat waktu atau tidak melunasinya sama sekali, STNK pengendara dinyatakan terblokir atau tidak sah lagi. 

Tilang elektronik sendiri adalah penerapan kamera pemantau untuk mengontrol pelanggaran lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Pemberlakukan ETLE ini diterapkan bagi semua jenis kendaraan, baik itu kendaraan roda dua atau roda empat. Kamera pemantau akan menangkap pelanggaran lalu lintas secara otomatis setiap kali terjadi pelanggaran di ruas jalan.

Pelanggaran yang akan ditindak melalui tilang elektronik adalah melanggar rambu lalu lintas, seperti menerobos lampu merah dan marka jalan, tidak mengenakan sabuk keselamatan, berkendara sambil main ponsel, hingga melewati batas kecepatan.

Selain itu, pengendara yang melawan arus, tidak mengenakan helm, berboncengan lebih dari dua orang, tidak menyalakan lampu saat malam dan siang hari bagi sepeda motor juga akan kena tilang.

Penerapan ETLE ini berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 80 Tahun 2012 Tentang Tata Cara Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan dan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Ketika pengendara terkena tilang elektronik, pelanggar aturan lalu lintas dapat membayar dendanya secara daring dengan cara sebagai berikut.

Membayar tilang daring melalui situs tilang.kejaksaan.go.id

Prosedur membayar tilang dapat dilakukan secara daring dengan menggunakan situs kejaksaan sebagai berikut.

  1. Membuka situs web https://tilang.kejaksaan.go.id/.
  2. Memasukkan nomor registrasi tilang atau nomor blangko atau nomor berkas tilang, lalu klik “Cari”.
  3. Lihat besaran denda tilang yang diberikan pihak kepolisian.
  4. Klik tombol “Bayar”.

Pelanggar kemudian akan memperoleh Kode Pembayaran yang bisa digunakan untuk melunasi tilang melalui pelbagai platform, seperti transfer bank BNI, BRI, Mandiri, BTN, BPD, dan banyak bank lainnya.

Pembayaran tilang juga dapat dilakukan melalui Tokopedia/OVO, Bukalapak, Kantor Pos, hingga Finpay.

Membayar tilang melalui Mobile Banking BRI atau transfer ke Bank BRI

Jika pelanggar ingin membayar tilang melalui Mobile Banking BRI, caranya adalah sebagai berikut:

  1. Masuk aplikasi BRI Mobile.
  2. Pilih Menu Mobile Banking BRI > Pembayaran > BRIVA.
  3. Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang.
  4. Masukkan nominal pembayaran sesuai jumlah denda yang harus dibayarkan. Transaksi akan ditolak jika pembayaran tidak sesuai dengan jumlah denda titipan.
  5. Masukkan PIN.
  6. Simpan notifikasi SMS sebagai bukti pembayaran.
  7. Tunjukkan notifikasi SMS ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita.

Sementara itu, jika pembayarannya melalui bank lain, namun dialamatkan ke Bank BRI, tahapannya adalah sebagai berikut:

  1. Masukkan kartu kartu ATM dan PIN Anda.
  2. Pilih menu Transaksi Lainnya > Transfer > Ke Rek Bank Lain.
  3. Masukkan kode bank BRI (002) kemudian diikuti dengan 15 angka Kode Pembayaran Tilang.
  4. Masukkan nominal pembayaran sesuai jumlah denda yang harus dibayarkan. Transaksi akan ditolak jika pembayaran tidak sesuai dengan jumlah denda titipan.
  5. Ikuti instruksi untuk menyelesaikan transaksi.
  6. Simpan struk transaksi sebagai bukti pembayaran.
  7. Membayar tilang daring melalui Tokopedia

Selain melalui platform bank, pembayaran tilang juga bisa dilunasi melalui e-commerce Tokopedia. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Lihat kode pembayaran denda tilang melalui situs web tilang.kejaksaan.go.id.
  2. Buka aplikasi Tokopedia di gawai pintar Anda.
  3. Pilih menu Top Up/Tagihan.
  4. Klik Layanan Pemerintah > Penerimaan Negara.
  5. Pilih Bayar PNBP (Penghasilan Negara Bukan Pajak), kemudian masukkan Kode Pembayaran.
  6. Lunasi denda tilang menggunakan metode yang Anda sukai, seperti OVO, Internet Banking, Mobile Banking, Kartu Kredit, dan lain sebagainya.
  7. Selesai.

Baca juga: Kenali 10 Jenis Pelanggaran yang Kena Tilang Elektronik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *