Apa Tanda-tanda Oli Mesin Sepeda Motor Harus Diganti?

Oli sepeda motor harus diganti setiap beberapa bulan sekali secara rutin. Penggantian oli pada sepeda motor berguna untuk menyegarkan pelumasan mesin agar siklus kerjanya halus dan lancar. 

Jika oli mesin tidak diganti, sementara kualitas olinya sudah buruk, komponen mesin motor akan cepat aus dan mudah rusak.

Pasalnya, oli mesin pada sepeda motor bekerja untuk melumasi komponen-komponen mesin dan menghantarkan panas secara keseluruhan. Pada oli yang harus diganti, daya hantar panasnya tidak lagi kuat dan suhu mesin akan lebih tinggi dari biasanya.

Lumrahnya, indikator oli mesin motor harus diganti ketika sudah digunakan dalam interval 3.000-5.000 kilometer. Tanda jarak tersebut merupakan patokan rata-rata daya pakai oli sehingga harus segera diganti. 

Ciri-ciri Oli Mesin Sepeda Motor Harus Diganti

Pada pemakaian normal, penggantian oli mesin biasanya dilakukan dalam waktu 3 atau 4 bulan sekali. Kendati demikian, ada tanda-tanda khusus bahwa oli motor harus segera diganti.

Selain indikator jarak, ada juga ciri-ciri lain yang mengisyaratkan bahwa oli motor sudah habis masa pakainya. Berikut ini penjelasannya, sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber.

Volume oli berkurang

Volume oli sepeda motor akan menurun seiring proses pemakaian. Apabila volume olinya di bawah rata-rata, hal itu menandakan bahwa oli mesin motor harus segera diganti.

Berkurangnya volume oli pada sepeda motor disebabkan oli menguap saat mesin bekerja. Kendati mesin yang panas akan menjadikan oli berkurang sedikit, namun lambat-laun penguapannya akan kian banyak sehingga volumenya berkurang.

Warna oli hitam pekat dan encer

Oli mesin yang harus segera diganti tandanya ketika sudah berwarna hitam dan encer. Perubahan warna ini disebabkan karena lama pemakaian atau terkontaminasi emisi/kerak sisa pembakaran mesin.

Ketika sepeda motor berjalan, kinerja mesin akan menghasilkan kerak, gas NOx, dan sisa pembakaran bensin. Apabila zat emisi ini tercampur dengan oli, daya lumasnya akan berkurang, serta warnanya akan menghitam.

Cara mengecek warna oli adalah dengan memasang standar ganda pada sepeda motor, kemudian cabut penutup oli yang ada pada mesin bagian kanan. Stik oli yang berlumuran ceceran oli dapat digunakan sebagai sampel.

Apabila warnanya sudah hitam dan encer, tandanya oli sepeda motor harus segera diganti.

Mesin lebih cepat panas dan suhunya lebih tinggi dari sebelumnya

Oli berfungsi untuk meratakan panas di seluruh komponen mesin. Sumber panas yang biasanya terletak di blok pembakaran dan piston akan diserap, serta dilepaskan di seluruh komponen mesin.

Ketika kondisi oli sudah memburuk, daya hantar panasnya juga berkurang. Akibatnya, penyebaran panas menjadi tak merata sehingga sumber panas akan mengumpul di beberapa titik. Akibatnya, suhu mesin akan lebih tinggi daripada sebelumnya.

Apabila suhu mesin cepat panas dan lebih tinggi dari sebelumnya, lakukan pengecekan fisik oli. Kalau warnanya sudah hitam atau encer, segera ganti oli mesinnya dengan yang baru.

Suara mesin dan transmisinya tidak halus

Berkat adanya oli, gesekan komponen mesin, terutama pada motor bebek dan motor kopling terasa lebih lembut dan tidak berisik. 

Keadaan ini berbeda pada oli motor yang kualitasnya sudah menurun. Daya lumas oli pada gear dan transmisi akan terganggu. Akibatnya, akan terdengar bunyi kasar saat mengganti gigi atau ketika motor digas. 

Jika suara mesin dan transmisinya tidak halus lagi, lakukan pengecekan oli motor seperti disebutkan di atas.

Oli mesin motor harus segera diganti kalau melewati jarak 3.000-5.000 kilometer

Pada sepeda motor matik, apabila sudah melewati jarak 3.000 kilometer, bisa dipastikan oli motornya harus diganti. Berbeda halnya dengan motor bebek atau motor kopling, rentang jaraknya lebih panjang lagi, sekitar 5.000 kilometer.

Jauhnya jarak kilometer ini akan terlihat pada indikator dashboard motor yang angkanya berubah ketika motor berjalan. Akan tetapi, angka akan bergerak lambat di jalanan macet. Meskipun kinerjanya lamban, mesin motor bekerja lebih keras dari biasanya saat melintasi jalan tersebut.Kondisi inilah yang kerap membikin oli motor cepat berkurang kualitasnya. Karena itu, meskipun indikator dashboard-nya belum mencapai 3.000 atau 5.000 kilometer, apabila sudah terasa ciri-ciri yang disebutkan di atas, tandanya oli motor harus segera diganti.

Baca juga: Tips Aman Berkendara Buat Kamu yang Akan Pergi Jarak Jauh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *