9 Cara Mudah Mencuci Helm Sendiri di Rumah

Mencuci helm tidak sama dengan mencuci pakaian, jangan asal rendam dalam air detergen. Ada trik dan cara khusus terkait pencucian helm agar bersih dan tidak merusak komponen-komponennya.

Sebagai piranti keselamatan saat berkendara, pengemudi sepeda motor mesti selalu memperhatikan kebersihan helmnya. Helm yang jarang dicuci akan menguarkan bau tak sedap, serta membuat rambut dan kulit kepala gatal. 

Selain itu, membersihkan helm tidak dilakukan dengan mengelap bagian luarnya saja. Ia mesti dicuci secara keseluruhan minimal sebulan sekali. Mencuci helm dapat dilakukan sendiri di rumah atau melalui jasa laundry terdekat.

Akan tetapi, tidak semua laundry menyediakan jasa mencuci helm. Jika demikian, pengendara dapat memilih untuk mencucinya sendiri. Apalagi, mencuci helm sebenarnya mudah dan dapat dilakukan di rumah tanpa peralatan khusus.

Setiap produk helm dirancang agar mudah dicuci, mulai dari  helm full face, half face, ataupun helm cross. Karena itu, semua bagian helm bisa dilepas untuk memudahkan proses perawatan dan pencuciannya. 

Berikut ini langkah-langkah mencuci helm yang mudah dan hemat, serta bisa dilakukan di rumah.

Lepaskan bagian-bagian helm satu persatu

Langkah pertama untuk mencuci helm adalah melepas bagian-bagian helm satu per satu, mulai dari kaca helm atau visornya, busa, dan bagian-bagian dalamnya.

Sebelum dilepas, pastikan helm itu berfitur “Removable Padding” atau yang bisa dilepas busanya. Jika busanya memang tak bisa dilepas, jangan dipaksakan sehingga dapat merusak komponen helm.

Lepaskan seluruh bagian-bagian helm hingga tersisa batok dan gabusnya saja. 

Rendam busa helm dalam air sabun 

Rendam busa helm yang sudah dilepas dengan air sabun atau sampo bayi. Setidaknya, perendaman dilakukan dalam durasi minimal 30 menit.

Perendaman ini berguna untuk memudahkan pencucian kotoran yang menempel di busa helm. Apalagi bagi helm yang jarang dicuci berbulan-bulan, perendaman ini penting agar kotorannya mudah dihilangkan.

Sikat busa helm sampai bersih

Setelah busa helm direndam, sikat dengan sikat kecil (misalnya sikat gigi) agar tidak merusak busanya. Sikat dengan pelan dan lembut sampai bersih. 

Rendam kembali busa dengan pengharum pakaian

Setelah disikat hingga bersih, rendam busa helm dengan pengharum pakaian. Tujuannya agar wanginya tahan lama sehingga nyaman dikenakan. 

Perendaman dengan pengharum pakaian tidak mesti selama dengan air sabun. Cukup diamkan sekitar 10 menit agar pengharum pakaian meresap ke dalam bagian busa. 

Styrofoam bagian dalam helm jangan disikat

Ketika mencuci helm, jangan sikat styrofoam bagian dalam helm. Menyikat styrofoam akan mengeruk gabusnya sehingga masa pakai helm berkurang.

Jemur busa helm hingga kering

Setelah direndam dengan pengharum pakaian, jemur busa helm di bawah terik matahari hingga kering. Penjemuran ini berguna untuk menghilangkan bau apek pada helm.

Bersihkan bagian luar dan kaca helmnya

Langkah selanjutnya adalah dengan mencuci bagian luar helm dan kacanya. Gunakan air bersih untuk menggosok dan membersihkan bagian luar dan visor helm.

Untuk hasil lebih kinclong, bersih, dan merata, gunakan wax pemoles motor, misalnya KIT atau merek lainnya. Jika tak punya wax pemoles, bisa juga dengan minyak kayu putih.

Pasang kembali busa dan visor helm

Setelah busa dan visor helm kering dan bersih, pasang kembali bagian-bagiannya hingga menempel dengan sempurna. 

Lazimnya, ada kait khusus yang bisa terpasang dan berbunyi “klik”. Tandanya, bagian-bagian helm sudah terkait sempurna, serta busa sudah terkunci dengan baik pada batok helm.

Setelah semua bagian helm terpasang rapi, semprotkan parfum dan disinfektan agar helm beraroma wangi dan nyaman dikenakan.

Penyemprotan disinfektan berguna untuk mencegah tumbuhnya jamur di bagian dalam helm. 

Jemur helm di bawah sinar matahari

Setelah helm disemprot parfum dan disinfektan, jemur lagi di bawah sinar matahari. Sebagai alternatif juga, pengeringan dapat dilakukan dengan menyemprotkan hair dryer. Hal ini bertujuan untuk memastikan semua bagian helm kering sempurna dan nyaman dikenakan.

Baca juga: Kenali 4 Jenis-jenis Helm dan Fungsinya saat Berkendara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *