4 Cara Mudah Merawat Sepeda Motor di Musim Hujan

Sejak Oktober hingga April, Indonesia memasuki musim hujan. Kondisi ini patut menjadi perhatian pengendara. Jalan raya umumnya menjadi becek dan licin. Pengendara sepeda motor harus waspada agar tidak tergelincir di jalan raya yang berisiko menyebabkan kecelakaan. 

Selain itu, kondisi sepeda motor juga perlu diperhatikan perawatannya agar tetap terjaga dengan baik. Apabila sepeda motor dibiarkan kehujanan, terpapar sinar matahari, debu, dan percikan lumpur, kondisi ini dapat menyebabkan korosi pada beberapa bagian sepeda motor.

Pemilik sepeda motor perlu mengetahui cara dan teknik merawat sepeda motor selama musim penghujan agar performanya tetap prima. Jangan sampai karena kurang perawatan, motor jadi mogok, remnya tidak mencengkram lagi, atau warna sepeda motor kian kusam.

Berikut ini tips-tips yang dapat dilakukan mandiri oleh pemilik motor di rumah masing-masing untuk merawat sepeda motor di musim penghujan.

Menjaga kebersihan sepeda motor agar tidak mudah berkarat

Aspek pertama yang harus dijaga selama musim hujan adalah kebersihan sepeda motor. Ketika melewati jalanan becek dan tergenang air, banyak kotoran yang menempel di bagian bodi atau mesin motor.

Pemilik motor harus rutin membersihkan dan mencuci sepeda motor untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Jika tak segera dibersihkan, kotoran atau lumpur itu dapat menyebabkan korosi pada motor. 

Gunakan sabun khusus pencuci motor dan spons lembut untuk meratakan sabun ke seluruh area sepeda motor. Ketika mencuci sepeda motor juga, hindari cahaya matahari langsung agar permukaan cat tidak mudah kusam.

Jikapun tidak sempat mencuci motor, gunakan air untuk membilas kendaraan roda dua Anda sehingga kotoran, lumpur, atau bekas pasir tidak lagi menempel di sela-sela motor. 

Periksa busi mesin

Busi mesin yang basah atau terendam air menjadikan motor tak bisa dihidupkan. Kondisi ini umumnya terjadi ketika sepeda motor digunakan melintasi genangan air yang cukup tinggi.

Karena itu, apabila motor melewati genangan air, segera cek businya, kepala busi, dan kap busi. Jika sudah terkena air, sebaiknya busi dilepas kepalanya, dibersihkan dan dikeringkan. Kemudian, pasang kembali. 

Cek knalpot

Selain memeriksa busi, selepas pengendara melewati genangan air, cek juga knalpot motornya. 

Ketika ada jalan tergenang air setinggi 50 cm, sebaiknya pengendara tidak memaksakan diri.

Air yang masuk ke knalpot dapat menyusup ke lubang head silinder dan mengakibatkan mesin bermasalah. Jika sudah mogok karena kemasukan air, segera bawa ke bengkel terdekat.

Lumasi rantai sepeda motor secara rutin

Di musim penghujan, rantai sepeda motor kerap terciprat air dan tertempel kotoran, baik itu lumpur atau tanah. Rantai yang terkena air ini berpotensi mengalami korosi atau karat. 

Untuk mengatasi masalah tersebut, lumasi rantai sepeda motor dengan cairan oli khusus untuk rantai motor. Rantai yang dilumasi akan terjaga kualitasnya, serta mencegah rantai cepat putus. Dengan demikian, rantai sepeda motor akan lebih awet dan tahan lama.

Periksa kampas rem

Apabila kampas rem terkena hujan dalam kondisi lama, biasanya akan muncul bunyi. Cara mudah untuk merawat kampas rem yang basah ini adalah dengan melepaskan komponennya, kemudian dikeringkan dan dibersihkan. Jika kampas remnya sudah aus, segera lakukan penggantian.

Baca juga: Bahaya Mengenakan Jas Hujan Ponco bagi Pengendara Motor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *